Menurutensiklopedia, Berikut ini merupakan penyebab pencemaran air, kecuali? jawabanya adalah membuang sampah di sungai Zatberikut merupakan zat pencemar air kecuali. A. deterjen B. minyak Bumi C. ozon penyebab pencemaran tanah tersebut adalah. a. Anorganik yaitu daun, plastik dan besi. b. Anorganik yaitu kaca, kertas dan besi 13. Berikut ini sumber mata air yang layak untuk di konsumsi adalah. a. Air sumur dan air pegunungan Dilansirdari Ensiklopedia, berikut ini adalah penyebab kerusakan atau pencemaran lingkungan , kecuali Menampung dan mengalirkan air hujan.. Pembahasan dan Penjelasan Menurut saya jawaban A. Limbah cair industri dan sampah yang dibuang ke sungai. adalah jawaban yang kurang tepat, karena sudah terlihat jelas antara pertanyaan dan jawaban tidak A Membuang limbah ke sungai B. Menggunakan air secara berlebihan C. Menghemat penggunaan air dalam pemenuhan kebutuhan D. Membuat sumur bor untuk mendapatkan air yang banyak E. Menyuling air laut untuk mendapatkan air tawar 7. Berikut ini merupakan pemanfaatan SDA yang sesuai dengan pembangunan berkelanjutan, kecuali.. Polusiair dapat disebabkan oleh berbagai aktivitas manusia, baik secara sengaja maupun tidak disengaja. Berikut ini adalah faktor-faktor penyebab pencemaran air tersebut: Sampah Organik dan Anorganik - Budaya hidup bersih seringkali dianggap remeh oleh manusia. Kebiasaan membuah sampah secara sembarangan akan menyebabkan air dan tanah tercemar. Pertambanganjuga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan pencemaran air. Bagaimanapun pengolahan berbagai barang tambang akan berdampak bagi kualitas air baik secara langsung (ke air) meupun secara tidak langsung (melalui udara yang kemudian akan turu ke tanah dan juga ke perairan). Berikutini merupakan penyebab pencemaran air, kecuali? membuang sampah di sungai mengalirkan limbah cair ke perairan pemakaian pestisida penanaman pohon di sekitar aliran sungai Semua jawaban benar Jawaban: D. penanaman pohon di sekitar aliran sungai Apakahkamu lagi mencari jawaban dari pertanyaan Berikut ini merupakan penyebab pencemaran lingkungan, kecuali. Berikut pilihan jawabannya: banyaknya kendaraan bermotor; penghijauan di daerah perkotaan; memberantas hama dengan pestisida; banyaknya pabrik di tempat pemukiman penduduk; Kunci Jawabannya adalah: B. penghijauan di daerah perkotaan. Salahsatu penyebabnya karena polutan udara. 2. Asma atau Asthmatic bronchiale Asma adalah jenis penyakit jangka panjang atau kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas yang menimbulkan sesak atau sulit bernapas. Halini disebabkan karena a. hilangnya lapisan ozon dapat merangsang pertumbuhan virus penyebab kanker kulit b. hilangnya lapisan ozon menyebabkan sinar kosmis matahari sampai di bumi cukup tinggi c. hilangnya lapisan ozon menyebabkan sinar ultraviolet matahari di bumi cukup tinggi FbvtwP. Ada berbagai jenis pencemaran air dengan efek yang bervariasi pada lingkungan. Air adalah salah satu sumber daya yang paling penting di dunia dan sangat penting untuk semua aspek kehidupan. Air meliputi 70 persen dari permukaan bumi, air sangat penting bagi manusia dan lingkungan. Pencemaran air telah mencapai efek luas; merugikan kehidupan di air dan lingkungan, efek ketersediaan air minum dan banyak sumber daya berharga digunakan dalam pembersihan air tercemar. Industri merupakan penyebab polusi air. Seiring zaman berlalu, manusia sudah makin mudah dalam memenuhi kebutuhannya. Hal tersebut tentu tak lepas dari perkembangan teknologi yang dapat membantu pekerjaan manusia. Akan tetapi perkembangan teknologi dapat mengakibatkan dampak buruk bagi mereka sendiri. Nah, salah satunya yang ditimbulkan ialah pencemaran air. Berikut Ciri pencemaran air beserta penjelasannya. Berbagai Jenis Polusi Air Polusi air memiliki banyak bentuk. Meskipun ada penyebab alami pencemaran air, misalnya yang disebabkan oleh gunung berapi dan fenomena alam lainnya, polusi yang disebabkan oleh manusia adalah perhatian terbesar. Polusi Air biologis Beberapa virus dan bakteri lahir di air. Ini dapat menyebabkan penyakit serius pada orang yang melakukan kontak langsung dengan air yang terkontaminasi. termasuk orang yang minum, berenang atau mencuci di air yang terkontaminasi, penyakit yang sangat serius dan menular tersebar dengan cara ini seperti kolera dan tipus. Penipisan oksigen Penipisan oksigen menghancurkan keseimbangan alami dari air dan akhirnya bakteri berkembang, akhirnya ikan dan hewan air lainnya mati. Penipisan oksigen disebabkan oleh pelepasan materi terbiodegradable ke dalam air, seperti limbah dan proses alami yang menurunkan kadar oksigen dalam air. Setelah oksigen habis, bakteri dapat mengambil alih dan membuat air menjadi tercemar. Pupuk Pupuk seperti fosfor dan nitrogen sangat penting untuk pertumbuhan tanaman. Pupuk yang mengandung banyak nutrisi memasuki air, karena air yang mengaliri sawah atau ladang masuk ke dalam sungai, nutrisi menyebabkan ketidakseimbangan pada permukaan air. nutrisi yang penting untuk pertumbuhan tanaman di darat, yang sama berlaku untuk tanaman di dalam air. Oleh karena itu, terlalu banyak nutrisi dalam air mendorong pertumbuhan gulma dan alga. Hal ini dapat membuat air yang sangat tercemar dan mengakibatkan penipisan oksigen seperti yang disebutkan di atas. Kimia Pencemaran air oleh bahan kimia mungkin merupakan jenis polusi air yang kita paling akrab. Istilah ini digunakan untuk menggambarkan tindakan dengan menambahkan bahan kimia yang tidak diinginkan ke dalam air dan dilakukan melalui tumpahan zat yang disengaja ke dalam air, seperti limbah dari pabrik atau industri dan melalui pestisida yang terbuang ke dalam air. Bahan kimia dalam air beracun dan berbahaya bagi satwa air serta membuat air tercemar untuk diminum. Dampak polusi kimia sangat luas. Pencemaran air oleh bahan kimia juga digunakan untuk menggambarkan pencemaran air oleh minyak, misalnya ketika kapal tangki minyak pecah atau tenggelam. Materi Tidak semua bahan kimia dan polutan larut dalam air, mereka disebut materi ditangguhkan. Partikel kecil materi tinggal di dalam air dan akhirnya jatuh ke bawah, membentuk lapisan lumpur di dasar danau atau sungai. Hal ini berbahaya bagi satwa liar dan menyebabkan masalah jangka panjang karena ketidakseimbangan dalam infrastruktur alami air. Selain masalah yang disebabkan oleh padatan tersuspensi, masalah yang disebabkan oleh polusi akibat padatan tersuspensi diperparah oleh ikan mati dan satwa liar membusuk di dalam air. Ciri-ciri pencemaran air Pencemaran air terjadi di lingkungan sekeliling kita. Lantas bagaimana sih cara kita mengenal air yang sudah tercemar tersebut? Beberapa ciri ini akan kami paparkan sehingga bisa membantu kalian guna mengenal apakah air ini sudah tercemar ataukah belum. Jadi bisa mengecek layak untuk dikonsumsi ataukah malah sebaliknya. Berikut ini selengkapnya ciri ciri dari pencemaran air, diantaraya Mengalami perubahan di suhu air Cirinya air tercemar ini yang pertama perubahan di suhu air. Air normal dan sehat suhu di bawah suhu lingkungan ada di sekelilingnya. Misalnya suatu lingkunganmemiliki suhu 28 derajat maka suhu normalnya dilkungan itu 20 derajat sampai 25 derajat. Air yang tercemar memiliki suhu tinggi, bahkan lebih tinggi dibanding suhu sekelilingnya. Di tempat yang dipakai menjadi tempat industri ada banyak seklai mesin, air dipakai menjadi merendam air supaya tak terlalu panas. Saat suhu air panas, maka kandungan oksigen dalam air jadi berkurang. Selain itu jika air panas atau mempunyai suhu tinggi maka langsung dibuang di laut. Hal tersbeutlah bisa mengakibatkan keseimbangan ekosistem air menjadi terganggu serta mengakibatkan kematian makhluk hidup dengan massal. Baca Selengkapnya Dampak Polusi Cahaya Pada Keseimbangan Alam Mempunyai pH tak normal Air normal pH nya sekitar 6,5 – 7,5. Ph adalah derajat kesamaan yang dipunnya air yang dipakai guna menyatakan kesamaan dan kebebasan suatu larutan. Air yang tercemar memiliki pH tak dapat disebut bahwa air ini sudah tercemar. Air yang tercemar mempunyai tingkat pH kurang lebih 4-6 maupun 8-9. Peneliti menemukan hasil penelitian organisme air ini suka pH air yang hampir normal. Jadi dapat disebut bahwa organisme banyak yang mati jika pH nya jauh pH netral. Organisme air adalah makanan ikan dan menjadi tanda air ini tak tercemar zat bahaya dna layak untuk dikonsumsi manusia. Mengalami perubahan warna Air normal memiliki ciri tidak mempunyai warna dan jernih. Sebaliknya air tercemar sudah terjadi perubahan warna. Air tercemar salah satunya ada warna atau tak jernih. Perubahan warna tersbeut kadang dikarenakan polutan yang terlarut dalam air kecuali pewarna air tambahan, jadi kita juga patut waspada kalau air terjadi perubahan warna. Polutan ini asalnya dari limbah IRT, pertanian, industri dan masih banyak lainnya. Mengalami perubahan bau Selain warna yakni perubahan pada bau juga. Air nrmal cirinya tak berbau. Sedankan cirinya air tercemar ialah mempunyai bau. Bau ini dapat bersumber dari polutan yang sudah terlarut dalam air. Polutan itu dapat berasal pada limbah rangga, pertanian, industri, dan masih banyak lainnya. Mengalami perubahan pada rasa Selain warna dan bau, indikator lain yang dipakai guna sebagai tanda mengalami pencemaran air yakni rasa. Air normal dan sehat tak memiliki rasa sama sekali. Sedangkan air yang memiliki perubahan rasa atau selain ditambahkan bahan perasa maka disebut sudah tercemar polutan. Sama halnya air yang terjadi pada perubahan warna serta bau, polutan tersebut asalnya dari industru, limbah rumah tangga, dan masih banyak lagi lainnya. Ada endapan, bahan terlarut dan koloidal Salah satu cirinya lain yakni adanya endapan, bahan terlarut dan koloidal. Bahan bahan ini bisa menghalangi masuknya sinar matahari dan jika bercampur dengan air maka bahannya dapat berbentuk sampah, insektisida, air cucian sabun, tumpahan minyak, detergen dan lain-lain. Saat sinar matahari sudah mengalami kesulitan masuk, maka mikroorganisme di air ini tak dapat terjadi fotosintesis. Sehingga air bisa kekurangan kandungan oksigen. Selain itu, sejumlah bahan endapan pun bisa mengakibatkan perubahan pada warna, bau, pH dan rasa juga. Ada banyak mikroorganisme Salah satu tandanya lagi ialah banyaknya mikroorganisme. Mikroorganisme ini mempunyai tugas khusus dalam proses degradasi bahan buangan limbah. Mikroorganisme bisa menguraikan pencemar yang sifatnya organik. Saat bahan pencemar tersebut meningkat maka otomatisnya mikroorganisme bisa ikut berkembang biak dan jumlahnya bisa banyak. Perkembangbiakan mikroorganisme tersebut mungkin tak tertutyp. Jadi mungkin mikroba adalah patogen yang bisa merugikan dan ikut berkembang. Dalam proses mikroorganisme menguraikan bahan yang menjadi pencemar, mikroorganisme memerlukan oksigen banyak. Jadi kita bisa tau bila semakin banyaknya mikrooganisme ini maka oksigenpun yang dipakai akan semakin banyak pula. Sehingga hal ini bisa mengakibatkan air akan memiliki persediaan oksigen menipis dan juga akan mengalami kekurangan oksigen. Meningkatnya radioaktif di air Salah satu tandanya lagi ialah meningkatnya radiokatib dalam air itu. Radioaktivitas ini adalh proses munculnya zat radioaktif. Zat ini bisa dijumpai diberagam kegiatan. Jika produksi zat radioaktif dalam air selalu meningkat, maka hal tersebut bisa memicu kerusakan biologis di air itu jika tak segera dijalankan proses penanganan tepat. Itulah tadi mengenai Ciri pencemaran air dan penjelasannya yang bisa berimbas buruk bagi kesehatan kita sendiri. Tak hanya manusia saja, namun beberapa makhluk hidup pun terkena imbasnya. Tanda tanda itu tadi bisa kalian pakai untuk patokan menilai suatu air tercemar maupun tidak. Jadi kita bisa menilai air bisa dikonsumsi atau tidak. Semoga bermanfaat. Polusi air memberikan ancaman kerusakan bagi organisme yang hidup ekosistem air. Sebab, air adalah salah satu sumber utama penopang kehidupan yang memiliki fungsi yang sangat penting. Sebagian besar penyusun tubuh manusia, hewan, hingga tumbuhan adalah air. Selain itu, dalam kehidupan sehari-hari air selalu diperlukan untuk minum, mandi, memasak, mencuci dan keperluan lainnya. Kehadiran dan kualitas air disekitar kita tidak dapat lepas dari adanya siklus hidrologi yang selalu berjalan. Siklus air adalah proses alami berupa daur air yang dimulai dari penguapan air hingga turun kembali dalam bentuk hujan. Manfaat AirPengertian Pencemaran AirPenyebab Air TercemarCiri-Ciri Polusi AirDampak Pencemaran AirContoh Pencemaran AirCara Mengatasi dan Mencegah Pencemaran Air Manfaat Air Air memiliki kegunaan bagi seluruh komponen kehidupan, berikut ini adalah beberapa manfaat air dalam kehidupan sehari-hari Memenuhi Cairan Tubuh – Seluruh makhluk hidup membutuhkan air untuk tetap hidup. Jika manusia dan hewan mengalami kekurangan cairan, maka akan mengalami dehidrasi. Begitu pula dengan tumbuhan, jika tidak mendapatkan air akan layu dan mati. Membersihkan Tubuh dan Lingkungan – Agar tubuh manusia tetap sehat dan terbebas dari kuman penyakit, maka harus menjaga kebersihan dengan mandi minimal 2 kali sehari. Selain itu, air juga berguna untuk membersihkan lingkungan tempat tinggal seperti mencuci, membersihkan lantai dan lain sebagainya. Bidang Pertanian – Dalam bidang pertanian air memiliki peranan sangat penting. Jika tanaman kekurangan air maka akan menyebabkan tanaman layu dan mati. Kegagalan panen akan menyebabkan masalah terus berlanjut, seperti krisis pangan dan kelaparan dalam skala besar. Bidang Energi – Air merupakan sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Penggunaan aliran air pada daerah sungai dapat digunakan untuk memutar turbin sehingga menghasilkan energi listrik. Pixabay Pengertian Pencemaran Air Polusi atau pencemaran air adalah proses menurunnya atau rusaknya kualitas air di sungai, danau, laut, serta penampungan air lainnya akibat kegiatan manusia. Polusi air adalah masalah serius yang dihadapi oleh berbagai negara, sehingga menjadi masalah bersama di seluruh dunia. Kerusakan kualitas air biasanya ditandai dengan perubahan warna, rasa, serta bau air. Kondisi tersebut disebabkan oleh ulah manusia baik secara sengaja ataupun tidak sengaja, seperti membuang sampah sembarangan hingga tercemarnya air akibat limbah pabrik yang dibuang tanpa melalui pengolahan terlebih dahulu. Tercemarnya air akan menyebabkan masalah kesehatan bagi manusia, matinya organisme air dan tumbuhan, sehingga merusak tatanan ekosistem secara keseluruhan. Penyebab Air Tercemar Polusi air dapat disebabkan oleh berbagai aktivitas manusia, baik secara sengaja maupun tidak disengaja. Berikut ini adalah faktor-faktor penyebab pencemaran air tersebut Sampah Organik dan Anorganik – Budaya hidup bersih seringkali dianggap remeh oleh manusia. Kebiasaan membuah sampah secara sembarangan akan menyebabkan air dan tanah tercemar. Limbah Industri – Limbah cair industri yang dibuang ke sungai atau laut secara langsung tanpa melalui proses pengolahan limbah akan mencemari ekosistem perairan. Misalnya limbah B3 Bahan Berbahaya dan Beracun yang memiliki sifat mudah meledak, mudah terbakar, dan beracun. Pertambangan – Industri pertambangan juga menjadi salah satu faktor penyebab pencemaran air. Misalnya pada tambang batubara yang melakukan pembakaran batubara, maka akan melepaskan merkuri ke atmosfer. Merkuri yang kembali lagi ke tanah bersama air hujan, sehingga menyebabkan polusi tanah dan air. Bom Ikan – Penangkapan ikan secara besar-besaran umumnya disebabkan karena permintaan ikan meningkat dan menjadi cara instan untuk memperoleh tangkapan dalam jumlah besar. Akan tetapi, penggunaan peledak seperti bom ikan dapat merusak ekosistem terumbu karang dan mencemarai lautan. Selain itu, ikan-ikan kecil juga ikut mati akibat ledakan tersebut sehingga regenerasi ikan akan tergganggu. Peternakan dan Perikanan – Kotoran ternak pada umumnya belum dimanfaatkan secara maksimal oleh para peternak, sehingga banyak di buang ke sungai dan menyebabkan pencemaran air sungai. Padahal dari kotoran ternak tersimpan potensi energi alternatif berupa biogas dan manfaat sebagai pupuk kandang. Limbah Pertanian – Penggunaan pupuk kimia pada sektor pertanian juga memberikan dampak negatif bagi kualitas air tanah. Residu kimia akan terkumpul pada tanah dan menyebabkan kualitas air menjadi beracun dan tidak layak konsumsi. Tumpahan Minyak di Laut – Tumpahnya kapal pembawa minyak di laut juga dapat menyebabkan pencemaran air dan mengakibatkan kematian bagi makhluk-mahluk laut. Deterjen / Sabun – Salah satu limbah rumah tangga yang setiap hari kita hasilkan adalah air bekas sabun deterjen. Pilihlah deterjen ramah lingkungan agar air tanah disekitar lingkungan tidak tercemar. Kerusakan Hutan – Hutan memiliki manfaat penting bagi kehidupan. Penebangan pohon secara liar akan menyebabkan berkuranganya pohon dan kemampuan hutan dalam mengikat air akan menurun. Hal ini juga dapat menyebabkan erosi tanah, banjir bandang dan bencana alam lainnya. Pixabay Ciri-Ciri Polusi Air Apabila air mengalami perubahan warna, bau, dan rasa, maka air tersebut dapat dianggap tercemar. Namun secara ilimiah pencemaran air dapat dilihat melalui beberapa parameter dan indikator berikut ini Parameter Fisika – Ini adalah parameter yang sering digunakan untuk mengetahui kualias air. Indikator air tercemar dalam parameter fisika adalah warna air, bau, rasa dan kekeruhan. Parameter Kimia – Untuk menentukan air telah terkontaminasi atau tidak, maka dapat menggunakan parameter kimia untuk mengetahui kadar pH, zat organik dan logam berat yang terkandung dalam air. Parameter Bakteriologi – Pada air yang tercemar, biasanya terdapat bakteri didalamnya. Oleh karena itu diperlukan uji bakteri seperti coliform, puristik dan patogenik untuk mengetahui kualiatas air. Parameter Suhu – Air yang telah tercemar umumnya akan mengalami peningkatan suhu. Hal tersebut dikarenakan terdapat populasi bakteri yang menyebabkan perubahan suhu pada air. Parameter Rasa dan Bau – Indikator air yang memiliki kualitas baik adalah jernih, tidak berasa dan tidak berbau karena memiliki pH netral. Sebaliknya, air yang tercemar akan berbau busuk, teras pahit atau asam. Parameter Warna – Air bersih tidak memiliki warna, transparan, dan jernih. Parameter Kekeruhan – Air yang keruh dapat menjadi indikator bahwa air tersebut tidak layak untuk dikonsumsi, misalnya air yang mengandung kapur. Pixabay Dampak Pencemaran Air Polusi air akan menyebabkan kerusakan ekosistem air dan dampak lingkungan yang sangat besar secara keseluruhan. Berikut ini adalah akibat bagi lingkungan jika polusi air terjadi Populasi Hama Meningkat – Pencemaran lingkungan secara umum akan memutus rantai makanan pada suatu ekosistem. Hal ini juga berlaku jika air tercemar oleh pestisida, karena hewan pretador alami seperti katak akan mati dan populasi hama / serangga akan meledak. Kepunahan Spesies – Polusi air dapat menyebabkan ikan dan biota lain di perairan mati karena keracunan limbah-limbah air yang berbahaya. Keseimbangan Lingkungan Terganggu – Lingkungan yang pada mulanya seimbang akan terganggu ketika terjadi interaksi yang berubah dalam suatu ekosistem. Kesuburan Tanah Menurun – Kondisi tanah dan air tidak dapat dipisahkan, sebab tanah yang tercemar juga menjadi indikasi air area tersebut ikut tercemar, begitu pula sebaliknya. Tercemarnya air akan membuat pH tanah menurun, hal ini menyebabkan tanah tidak subur dan mikroorganisme dalam tanah mati. pH Air Meningkat – Peningkatan pH air akan mengakibatkan biota-biota air terkena dampak sebagai berikut pH Air 6-6,5 maka berakibat populasi plankton akan menurun pH Air 5,5-6 maka penurunan plankton dan bentos akan semakin parah pH Air 5-5,5 maka tidak hanya plankton dan bentos yang terkena dampak, karena ferifilton juga akan mengalami penurunan pH 4,5-5 akan menyebabkan plankton dan bentos menghilang. Namun alga hijau akan meningkat dan menajdi penghambat proses nitrifikasi Selain dampak bagi lingkungan, polusi air juga berdampak bagi kesehatan dan estetika. Air menjadi sarana untuk membawa penyakit karena menjadi media tempat hidup mikroorganisme patogen serta sarang serangga, seperti nyamuk dan lalat. Selain itu, nilai keindahan atau estetika juga akan terganggu. Misalnya saluran sungai yang mampet karena tumpukan sampah, warna air yang keruh di sekitar lingkungan, dan lain sebagainya. Contoh Pencemaran Air Berikut ini adalah beberapa contoh pencemaran air di sekitar lingkungan berdasarkan zat-zat yang membuat air tercemar Agen infeksius, seperti bakteri, virus, parasit Zat anorganik, seperti pestisida, plastik, minyak, bensin, deterjen Logam berat, seperti asam, basa, logam. Zat radioaktif, seperti thorium, uranium, radon, iodine, misalnya tanah, lumpur, kerikil Nutrisi atau unsur hara, seperti nitrat, fosfat, amonium Zat organik, seperti pupuk kandang, residu tumbuhan Contoh nyata pencemaran air adalah polusi di Sungai Citarum. Sungai Citarum mulai tercemar pada awal 1980 dimana industri mulai tumbuh di sepanjang area sungai dan melakukan pembuangan limbah tanpa pengolahan ke sungai tersebut. Pixabay Hal tersebut diperparah dengan kurangnya kesadaran masyarakat yang tinggal di wilayah tersebut dan menjadikan bantaran kali sebagai lokasi pemukiman dan pembuangan sampah seperti plastik, sampah rumah tangga, styrofoam, kayu, dan sebagainya. Wajar saja jika musim pengujan datang, maka wilayah Jakarta langganan terkenan banjir. Di beberapa lokasi di sungai citarum dapat ditemui tumpukan sampah yang mengapung di permukaan air. Berdasarkan data yang diperoleh dari berbagai sumber, saat ini lebih dari industri terdapat di wilayah sungai citarum. Sebagian besar ditengarai membuang limbah industri secara langsung, sehingga keanekaragaman hayati sungai citarum banyak yang mati dan air sungai memiliki kadar racun tinggi, serta tidak layak konsumsi. Cara Mengatasi dan Mencegah Pencemaran Air Berikut ini adalah cara mengatasi pencemaran air dan tindakan pencegahan yang dapat dilakukan Penerapan tata kota yang baik akan memberikan dampak positif bagi kelestarian lingkungan. Pembagian zona untuk kawasan industri perlu dilakukan agar limbah-limbah dari kegiatan industri tidak memberikan dampak bagi masyarakat luas, seperti adanya polusi udara, polusi air, polusi suara, dan polusi tanah. Membatasi penggunaan zat kimia dan pestisida perlu dilakukan agar tanah dan air tetap sehat dan subur. Menghentikan penebangan liar dan melakukan konservasi lahan dengan cara reboisasi atau penghijauan agar pohon-pohon yang ditanam dapat mengikat air sebagai cadangan air tanah. Budayakan membuang sampah pada tempatnya sebagai kebiasaan agar pencemaran air tidak terjadi. Salah satu caranya adalah dengan memisahkan jenis sampah organik dan sampah anorganik. Selain cara-cara diatas, masih banyak cara lain yang bisa dilakukan untuk menjaga air tetap bersih dan sehat dan terhindar dari pencemaran. Ilustrasi polusi udara. Β©istimewa Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan acap kali berasal dari aktivitas kecil manusia. Tanpa sadar kegiatan industri, tidak mengelola sampah, hingga kerap menggunakan kendaraan meski perjalanan dekat, menjadi penyebab terjadinya pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan bukanlah fenomena baru tapi tetap menjadi masalah terbesar dunia yang dihadapi umat manusia. Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan utama morbiditas dan mortalitas. Aktivitas manusia melalui industrialisasi, urbanisasi, pertambangan, dan eksplorasi berada di garis depan penyebab terjadinya pencemaran lingkungan global. Baik negara maju maupun berkembang sama-sama menanggung beban tersebut. Terlepas dari perhatian global terhadap polusi, dampak pencemaran lingkungan akan terus terasa karena konsekuensi jangka panjangnya yang parah. Ada banyak penyebab terjadinya pencemaran lingkungan yang dibagi menjadi polusi kimia ke badan air, tanah, polusi suara dan cahaya, serta polusi udara. Selama beberapa dekade terakhir, polusi udara dan air telah meningkat dan kerap menjadi topik besar. Berikut ini beberapa penyebab terjadinya pencemaran lingkungan beserta dampaknya, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Selasa 28/9.2 dari 4 halaman Penyebab Terjadinya Pencemaran Lingkungan Shutterstock/Hung Chung Chih 1. Polusi Udara Ada dua jenis polutan udara, primer dan sekunder. Polutan primer dipancarkan langsung dari sumbernya. Sedangkan polutan sekunder dibentuk saat polutan primer bereaksi di atmosfer. Sumber polusi udara terbesar saat ini disebabkan aktivitas pembakaran bahan bakar fosil untuk transportasi dan listrik. Keduanya menghasilkan polutan primer dan sekunder. Berikut sejumlah penyebab terjadinya pencemaran lingkungan di udara a. Pembakaran Bahan Bakar Pembakaran bahan bakar telah menjadi kebutuhan hidup manusia sehari-hari. Baik untuk memasak, mengemudi, dan kegiatan industri lainnya. b. Cerobong Asap Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan selanjutnya dapat dikaitkan dengan asap dari cerobong asap, pabrik, kendaraan, atau pembakaran kayu. Kegiatan ini melepaskan sulfur dioksida ke udara sehingga membuatnya beracun. c. Kegiatan Industri Pertanian Menurut The Earth Institute, penggunaan pupuk untuk pertanian menjadi penyumbang utama polusi udara partikulat halus. Amoniak merupakan pencemar udara utama yang berasal dari kegiatan pertanian. 2. Polusi Air Β©2016 REUTERS/William Hong Pencemaran unsur hara disebabkan oleh air limbah. Tingkat nutrisi yang rendah berakhir di badan air. Sehingga mendorong pertumbuhan ganggang dan gulma. Sehingga air tidak dapat diminum dan kehabisan oksigen, menyebabkan organisme air mati. Polusi air telah mengambil korban di banyak spesies yang masih hidup di bumi. Berikut ini beberapa penyebab terjadinya pencemaran lingkungan di air, dikutip dari Conserve Energy Future a. Limbah Industri Pencemaran air dapat terjadi karena beberapa faktor. Salah satu contoh terbesar adalah pencemaran air limbah industri yang dibuang ke sungai dan badan air lainnya. Seiring waktu, itu menyebabkan kontaminasi parah sehingga mengakibatkan kematian spesies air. b. Polusi Air Tanah Penyebab terjadi pencemaran lingkungan bisa terjadi dari polusi air tanah. Saat insektisida dan pestisida seperti DDT disemprotkan pada tanaman. Meski hal ini mungkin tidak terlihat banyak, seiring waktu, aktivitas sederhana ini mencemari sistem air tanah. c. Tumpahan Minyak di Laut Tumpahan minyak di lautan telah menyebabkan kerusakan yang tak bisa diperbaiki di badan air. Tumpahan minyak biasanya terjadi karena kecelakaan kapal besar, kapal tanker, atau pipa minyak bocor. d. Eutrofikasi Eutrofikasi merupakan sumber pencemaran air yang terjadi dari aktivitas sehari-hari seperti mencuci pakaian, peralatan di dekat danau, kolam, atau sungai. Hal itu memaksa deterjen masuk ke dalam air yang menghalangi penetrasi sinar matahari, sehingga mengurangi oksigen. 3 dari 4 halaman 3. Polusi Tanah ilustrasi polusi tanah Β©2016 Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan di tanah karena masuknya bahan kimia yang tidak diinginkan ke dalam tanah akibat aktivitas manusia. Penggunaan insektisida dan pestisida menyerap senyawa nitrogen dari tanah sehingga tak layak huni bagi tanaman untuk mendapatkan nutrisi. Faktor pemicu terjadinya di antaranya pelepasan limbah industri, pertambangan, dan penggundulan hutan yang mengeksploitasi tanah. Kemudian tanaman tidak dapat tumbuh dengan baik, serta tak bisa menahan tanah yang pada gilirannya menyebabkan erosi. 4. Polusi Suara Kebisingan dianggap sebagai pencemar lingkungan yang disebabkan oleh sumber-sumber rumah tangga, kegiatan komersial, industri, dan transportasi. Pencemaran suara berasal saat kebisingan yang tidak menyenangkan memengaruhi telinga. Menyebabkan masalah psikologis seperti stres, hipertensi, gangguan pendengaran, dan banyak lagi. Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan ini berasal dari mesin-mesin di industri, musik yang keras, kebisingan dari lalu lintas, kebisingan dari kegiatan konstruksi. 5. Polusi Radioaktif Pencemaran radioaktif sangat berbahaya bila terjadi. Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan satu ini, karena malfungsi pembangkit nuklir, pembuangan limbah nuklir yang tidak tepat, kecelakaan, dan banyak lagi. 6. Polusi Cahaya polusi cahaya Β© Sedangkan polusi cahaya disebabkan oleh penggunaan lampu buatan yang berkepanjangan dan berlebihan. Semua hal ini menyebabkan gangguan kesehatan pada manusia dan mengganggu siklus alam, termasuk aktivitas satwa liar. Dikutip dari Ecavo, sumber polusi cahaya antara lain billboard elektronik, lapangan olahraga malam, lampu jalan dan mobil, taman kota, tempat umum, bandara, dan kawasan pemukiman. 7. Polusi Termal/Panas Penyebab terjadinya pencemaran lingkungan berikutnya berasal dari kelebihan panas di lingkungan. Ini menciptakan perubahan yang tidak diinginkan dalam jangka waktu yang lama. Polusi termal atau panas ini berasal dari banyaknya pabrik industri, penggundulan hutan, urban sprawl, dan efek dari polusi udara. 4 dari 4 halaman Dampak Pencemaran Lingkungan ilustrasi sampah plastik, 1. Degradasi Lingkungan Lingkungan adalah korban pertama pencemaran. Peningkatan jumlah CO2 di atmosfer menyebabkan kabut asap yang dapat membatasi sinar matahari mencapai bumi. Sehingga menghambat fotosintesis. Selain itu adanya gas seperti Sulfur dioksida dan nitrogen oksida. Bisa memicu terjadinya hujan asam. 2. Pemanasan Global Polusi udara dan air bisa memicu pemanasan global dan hujan asam. Yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan suhu, hujan yang tidak menentu, dan kekeringan di seluruh dunia. Emisi gas rumah kaca khususnya CO2 menyebabkan pemanasan global. 3. Dampak Polusi Termal Meningkatkan suhu bumi, menyebabkan perubahan iklim yang drastis dan kepunahan satwa liar. Peningkatan suhu dapat membuat populasi satwa liar rentan dan mereka mungkin tidak akan pernah bisa pulih. 4. Dampak Polusi Suara Pada manusia, polusi suara memengaruhi kesejahteraan, tidur, dan total jam istirahat kita secara keseluruhan. Ini juga dapat berdampak buruk pada perkembangan anak-anak dan menciptakan ketidakseimbangan dalam tekanan darah dan detak jantung orang lanjut usia. 5. Dampak Polusi Radioaktif Menyebabkan kanker, kemandulan, kebutaan, cacat pada saat lahir; dapat mensterilkan tanah dan mempengaruhi udara dan air. 6. Dampak Polusi Tanah Pencemaran tanah memiliki konsekuensi besar bagi manusia, hewan, mikroorganisme dan kehidupan akuatik. Tanah yang tercemar dapat menyebabkan berbagai masalah pada kulit, gangguan pernapasan, bahkan berbagai jenis kanker. [kur]